Bukan Tidak Sempat Tapi Memang Tidak Ada NIAT


                Mengerjakan sesuatu tentu seseorang tidak langsung mengerjakannya, sebagian mengatakan kalau ingin melakukan sesuatu tentu hal yang pertama disiapkan adalah Niat, sebab dengan adanya niat maka seseorang akan terarah dalam mencapai tujuannya. Sama halnya ketika seseorang ingin bertemu dengan kawan lamanya, misalkan, nah tentu sebelumnya mereka sudah membuat janji entah itu tentang tempat, waktu, dan kegiatannya nanti, lalu setelahnya itu pasti mereka sudah menyiapkan apa-apa saja yang menjadi kebutuhannya nanti, misal mereka sudah mempersiapkan hampir 90%, dan sudah bisa dikatakan bahwa masing-masing dari mereka sudah siap. Kemudian setelah waktu yang disepakati oleh mereka sudah tiba lantas salah satu dari mereka ternyata beralasan tidak bisa hadir karena sesuatu hal, kepentingan keluarga misal, pasti ada sedikit perasaan kecewa untuk teman atau orang yang sudah mereka janji untuk diajak bertemu. Dari sini sebenarnya “menurut saya, hal yang penting yaitu kita kembali ke pernyataan awal yaitu NIAT, jika seseorang memang mempunyai niat yang tulus untuk mengerjakan sesuatu maka ia akan mengerjakannya dengan bersungguh-sungguh, sama halnya dengan ini jika memang ia niat untuk bertemu dengan kawan lamanya maka tentu ia akan memperhatikan kembali jadwal ataupun acara-acaranya yang lain sebelum ia membuat janji dan memberikan kepastian yang membuat temannya atau orang menjadi yakin bahwa ia akan menepati janjinya”. Kan dikatakan bahwa jika seseorang mempunyai niat yang lurus atau tulus dan ikhlas maka apa yang ia ingin kerjakan akan ia selesaikan sesuai dengan yang ditentukan. Lalu ada yang mengatakan bahwa bagaimana kalau sesuatu hal yang tidak di duga terjadi saat waktu yang sudah ditentukan ? Okk, bisa saja hal tersebut dapat terjadi kapan pun dan dimana pun, tetapi disini hal yang penting yaitu Niat, karena Jika sudah ada artinya sebelumnya sudah ada keinginan dan setelah itu kita pasti sudah janji karena sudah diniatkan, dan ketika seperti itu maka hal terabut akan jadi prioritas, dan ketika terjadi sesuatu hal yang tidak di duga maka kita akan mengerjakan hal yang sudah diniatkan lalu mengerjakan hal yang lain. Tetapi sebagian orang tidak memikirkan hal-hal kecil jika menolak janji yang sudah ditepati, tentu perasaan kecewa ada dan orang akan berpendapat tentang kita yang tidak menepati janji dan bisa jadi kita tidak dipercayai lagi. Jadi disini banyak hal yang berkaitan, perasaan, tepat janji, dan pendapat seseorang namun hal tersebut tergantung dari bagaiamana NIAT kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mari Usaha Dari Sekarang

Jujur Ku Rindu

Mengagumi saja sakit, apa kabar dengan suka ??